12 Penyebab Sering Sariawan Dari Pertumbuhan Jamur Sampai Kondisi Kesehatan Menurun

Penyebab Sering Sariawan
Bibir Sariawan ( Sumber Gambar : htttps://google.com )

DokterAA.com - Sariawan atau stomatitis aftosa merupakan suatu kelainan pada selaput lendir mulut berupa luka pada mulut yang berbentuk bercak berwarna putih kekuningan dengan permukaan agak cekung. Munculnya Sariawan ini disertai rasa sakit yang tinggi

Sariawan merupakan penyakit  mulut yang paling sering ditemukan. Terdapat 10% dari populasi manusia di dunia ini yang menderita penyakit ini, dan wanita cenderung lebih mudah terserang dibandingkan pria.

Ada beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab munculnya seriawan, seperti luka tergigit, mengonsumsi makanan atau minuman panas, alergi, kekurangan vitamin C dan zat besi, kelainan pencernaan, kebersihan mulut tidak terjaga, faktor psikologi, dan kondisi tubuh yang tidak fit. 

Berikut ini adalah hal-hal yang membuat anda mudah terkena sariawan, di antaranya adalah :


1. Pertumbuhan Jamur


Pertumbuhan jamur Candida albicana yang berlebih pada mulut dapat menjadi penyebab sering sariawan. Biasanya, jamur ini akan membentuk lapisan berwarna putih berupa bercak-bercak.

Jamur Candida albicana bisa bertumbuh subur saat daya tahan tubuh melemah. Perlu diketahui, pada dasarnya jamur ini memang ada di dalam mulut namun dengan jumlah yang kecil, ketika jumlah jamur ini meningkat maka hal itulah yang menyebabkan sariawan.

Selain sistem imun tubuh yang lemah, jamur ini dapat bertumbuh subur pada mereka yang tidak menjaga kebersihan mulutnya dengan baik.

2. Luka Pada Mulut


Penyebab sering sariawan berikutnya yang sering terjadi adalah luka pada mulut. Salah satu contohnya adalah luka saat mengunyah makanan atau penggunaan gigi palsu yang kurang baik.

Selain contoh di atas, terdapat banyak sekali penyebab dari luka ini seperti bibir tidak sengaja tergigit, menyikat gigi terlalu keras, obat kumur yang tidak sesuai, hingga kebersihan mulut yang tidak terjaga.

3. Menurunnya Sistem Kekebalan Tubuh


Pada dasarnya, sistem kekebalan tubuh dipengaruhi oleh beragam mineral, salah satunya zat besi. Ketika seseorang mengalami kekurangan zat besi, maka kemampuan tubuh untuk memproduksi sel darah putih akan menurun saat melawan infeksi. Jika sistem kekebalan tubuh menurun, maka sariawan juga akan cenderung lebih mudah datang.

4. Mengonsumsi Buah Asam


Mengkonsumsi buah yang cenderung asam seperti jeruk, nanas, dan lemon memang tidak secara langsung menimbulkan sariawan. Penyebab sering sariawan ini bisa terjadi ketika buah yang Anda konsumsi menekan jaringan mulut yang terluka. Kondisi ini bisa menimbulkan sakit yang memicu rasa terbakar di mulut.

Selain buah yang asam, asupan-asupan lain yang bisa mengiritasi mulut adalah minuman atau makanan yang panas dan makanan pedas. Beberapa orang bisa mengalami reaksi iritasi pada permukaan lidahnya jika mengonsumsi makanan tertentu.

5. Efek Samping Obat dan Metode Pengobatan


Selain makanan, penyebab sering sariawan berikutnya adalah efek dari kemoterapi, radioterapi, antibiotik, obat nicorandil, penghambat beta, dan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAIDs). Jika anda sedang menjalani kemoterapi dan mengkonsumsi antibiotik dengan rutin maka munculnya sariawan adalah faktor utama yang menyebabkan hal tersebut.

6. Asupan Vitamin dan Mineral Yang Kurang


Banyak orang mengganggap bahwa sariawan muncul karena kurangnya asupan vitamin C. Padahal, sariawan juga bisa muncul saat Anda kekurangan vitamin B12 dan zat besi.

Vitamin B12 sendiri dapat ditemukan di berbagai jenis ikan, daging, kerang, telur, hingga produk olahan susu. Sementara untuk sumber zat besinya bisa didapatkan dari hati, kacang-kacangan, bayam, tahu dan kentang.

Tak hanya vitamin B12 dan zat besi, penyebab sering sariawan juga bisa dikaitkan dengan kekurangan beberapa nutrisi seperti asam folat, seng, serta kalsium juga bisa memicu datangnya sariawan. Karena alasan inilah ada baiknya Anda selalu menjaga asupan makanan dengan kadar gizi seimbang sehari-hari.

7. Gingivostomatitis


Seperti halnya pertumbuhan jamur Candida albicana, gingivostomatitis juga bisa disebabkan akibat kebersihan mulut yang tidak terjaga dengan baik. Sering kali gingivostomatitis terjadi karena bakteri dan beberapa jenis virus.

Meski begitu, kasus infeksi gingivostomatitis adalah kasus yang ringan. Gangguan ini bisa sembuh dengan sendirinya setelah 1-2 minggu–baik diobati maupun tidak. Pengobatan tidak fokus pada infeksinya, namun fokus pada penananganan gejalanya.


8. Alergi


Mulut adalah salah satu pintu masuk bagi berbagai macam bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Ketika bakteri masuk ke dalam tubuh, respon tubuh terhadap bakteri setiap orang bisa berbeda-beda, sebagian ada yang menyebabkan alergi. Efek dari alergi besar kemungkinan menyebabkan sariawan di lidah.

9. Sensitif Terhadap Bahan Kimia Tertentu


Beberapa jenis pasta gigi dan obat kumur mengandung zat kimia yang disebut sodium lauryl sulfate. Meski baik bagi kesehatan mulut, terkandang ada orang yang sensitif terhadap zat ini, sehingga menimbulkan sariawan.

10. Kondisi Kesehatan


Penyebab sering sariawan yang terakhir juga bisa disebabkan oleh kondisi medis yang menyertai. Jika penjelasan sebelumnya mengatakan, seseorang yang mudah terkena sariawan adalah mereka yang memiliki sistem imunitas yang lemah, kondisi lain yang bisa menyebabkan sariawan adalah penyakit celiac, penyakit Crohn, penyakit Behcet, dan infeksi virus.


11. Leishmaniasis 


adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit protozoa yang termasuk dalam genus Leishmania dan ditularkan lewat gigitan sejenis lalat genus Lutzomyia dan Phlebotomus. Penyakit ini dinamai menurut penemunya William Boog Leishman dan juga dikenal sebagai Leichmaniosis, Leishmaniose, dan leishmaniose.

12. Neutropenia 


adalah konsentrasi rendah neutrofil yang abnormal (sejenis sel darah putih ) dalam darah.  Neutrofil membentuk sebagian besar sel darah putih yang bersirkulasi dan berfungsi sebagai pertahanan utama melawan infeksi dengan menghancurkan bakteri , fragmen bakteri, dan virus yang terikat imunoglobulin dalam darah . Orang dengan neutropenia lebih rentan terhadap infeksi bakteri dan, tanpa perhatian medis segera, kondisi ini dapat menjadi mengancam jiwa ( sepsis neutropenia ). 

Nah, itulah berbagai penyebab sering terjadinya  sariawan yang harus anda pahami. Pada dasarnya, sariawan adalah penyakit yang bisa sembuh dengan sendiri dalam waktu satu hingga dua minggu. Semogga artikel ini bermanfaat!


0 Response to "12 Penyebab Sering Sariawan Dari Pertumbuhan Jamur Sampai Kondisi Kesehatan Menurun"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel